Kunyit merupakan tanaman temu tamuan yang dapat hidup di daerah tropis.
Ciri-ciri kunyit yang terserang hama salah satunya daun berwarna kuning dan di tepian daun kelihatan kering atau mati. Berikut beberapa hama yang sering menyerang kunyit.
1. Ulat penggerak akar, ulat ini sering sekali menjadi momok yang menakutkan bagi petani kunyit, efek yang di timbulkan tunas kunyit menjadi layu dan lama kelamaan memjadi kering dan membusuk. Pengendalian hama dapat dilakukan dengan menyemprotkan insektisida secara teratur.
2.Daun Kunyit Kuning Akibat Kutu daun, Kutu Daun dapat menyebabkan daun kunyit menguning. jika hama kutu daun menyerang kunyit dewasa tidak akan berpengaruh kepada kualitas kunyit. Yang perlu dihindari kunyi yang masih muda, di takutkan menggangu pertumbuhan tunas. Pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan insektisida.
3.Pembusukan Bakteri Pada Rimpang, pembusukan pada rimpang disebabkan kontaminasi trhadap bakteri ke dalam rimpang kunyit yang terbuka atau terkelupas, yang mengakibatkan kunyit kering dan keriput. Penanganan hama ini dapat dilakukan dengat fungisida.
Daun Kunyit bisa juga berwarna kuning karena kurang mendapat sinar matahari, maka perlu di perhatikan sirkulasi penerimaan cahaya matahari.
Lokasi strategis dalam menanam kunyit dapat menunjang pertumbuhan kunyit yang lebih berkualitas tinggi, biasanya kunyit yang sehat dapat menghasilkan tunas yang lebih banyak.
Bersihkan rumput-rumput yang tumbuh pada sekitar tanaman kunyit. Gulma dapat mengurangi produktivitas tanaman, dan bisa menyebabkan terganggunya perkembangan tanaman kunyit. Usahaka mencabut gulma atau tanaman pengganggu di sekitar kunyit.
Taburkan tanah di pangkal batang kunyit bila rimpang kunyit kelihatan, hal ini untuk merangsang pertumbuhan tunas-tunas yang baru.
Semprot dengat air cengkeh sangat di anjurkan, selain alami cengkeh juga mudaj di peroleh di pasaran. Dan penggunaan cengkeh pada tamanan secara berlebihan tidak merusak ekosistem tanah.

Tidak ada komentar
Posting Komentar